BAPAK MATEMATIKA DARI DUNIA ISLAM
Bila diadakan survey, dapat dipastikan banyak yang belum mengenal siapa Bapak Matematika dri dunia Islam. Karena informasi yang kita peroleh selama di Sekolah hanya memperkenalkan serangkaian nama – nama ilmuwan barat. Padahal, jauh sebelum ilmuwan barat mengembangkan ilmu pengetahuan, para ilmuawan dari dunia Islam telah mengembangkan teorema – teorema dasar berbagai cabang ilmu pengetahuan.
Beberapa catatan sejarah bahkan menyebutkan bahwa para ilmuwan dari barat justru secara khusus mendatangi negeri – negeri Islam untuk menuntut ilmu, yaitu pada masa – masa kejayaan kaum muslimin dibawah naungan Daulah Khilafah Islamiyah. Lalu mereka, para ilmuwan barat mengembangkan teori – teori dasar yang mereka peroleh dari kau muslim di negeri mereka.
Setelah kamu muslim mengalami berbagai kemunduran, yaitu di akhir abad 19, dunia barat justru mengalami berbagai kemajuan. Puncaknya adalah ketika terjadi revolusi Perancis, yang menandai awal dari masa pencerahan Eropa atau yang lebih kita kenal denganRenaissance.
Nah, biar kalian ( si pembaca ) nggak kuper dengan tokoh ilmuwan Islam, di sini kita akan mengajak kalian mengenal beberapa ilmuwan Islam yang sudah mengembangkan teori – teori Matematika sehingga disebut Bapak Matematika dari dunia Islam.
1. Muhammad Ibnu Musa al-Khwarizmi
Muhammad Ibnu Musa al-Khwarizmi yang lahir di
Ia disebut sebagai Bapak Matematika karena dialah penemu angka Nol. Lha,,, emang hilang dimana,,?! Ups, maksudnya Beliaulah yang pertama kali memberi makna terhadap angka Nol. Iya, “angka ajaib” yang menjadi awal hitungan sekaligus sebagai pemisah antara plus dan minus. Selain itu, Beliau yang pertama kali memperkenalkan tanda – tanda negative serta Geometri pada persamaan kuadrat.
Sejumlah ahli Matematika barat seperti Leonardo Fibonacci dari
Bentuk bundaran Bumi beserta ukurannya dilakukan oleh Ibnu Musa al-Khwarizmi bersama tim risetastronomi di Sanjar dan
Bukunya yang lain adalah Kitab Surat Al-Ard ( Buku mengenai bentuk bumi ) yang menjadi dasar ilmu bumi Arab. Ilmuwan jerman mengatakan “Tidak ada orang Eropa yang menghasilkan karya seperti ini pada permulaan aktivitas ilmu pengetahuan”.
2. Al – Jabar
Nah,,, kalo ii mungkin sudah akrab di telinga kita, tapi sedikitnya dari kita yang tahu kalo Al-jabar yang sering kita pelajari diambil dari nama seorang ilmuwan Islam. Yup,,, Matematika kondang ini telah menulis banyak teori mateamtika. Slah satu karyanya yang terkenal berjudul Hisab Al-jabar wal Muqaballa, yang isinya oleh banyak Mahasiswa dikenal justru dari penyadur kitab tersebut, seperti Gerard dari
Melalui kitab yang ditulisnya, Al-Jabar memperkenalkan persamaan Linier dan kuadrat, serta memperkenalkan untuk pertama kalinya perhitungan kalkulasi integrasi dan persamaan yang disusunnya melalui lebih dari 800 contoh. Konsep berhitungnya ini kemudian dikenalkan Robert Chester ke ilmu pengetahuan Eropa.



Tidak ada komentar:
Posting Komentar